5 Fakta Unik tentang Daging Sapi

Siapa yang tak doyan makan daging sapi? Protein hewani yang satu ini memang bisa disulap jadi aneka hidangan lezat. Mulai dari rendang, soto, steak, atau mungkin topping pizza, pakai daging sapi. Bahkan, baru-baru ini all you can eat grill dan shabu-shabu bikin kita ketagihan makan daging sapi. Setuju?ADVERTISEMENTSayangnya, banyak banget yang berpikir kalau daging sapi bikin gemuk. Beberapa orang bahkan mulai mengurangi konsumsi daging sapi. Padahal, daging sapi kalau dimakan sesuai kebutuhan, itu menyehatkan.Nah, daripada banyak simpang siur soal daging sapi, coba perhatikan dulu 5 fakta unik tentang daging sapi yang kumparan rangkum dari True Aussie Beef:

1. Bagus untuk ibu hamil dan anak

Kandungan zat besi yang tinggi pada daging sapi sangat penting untuk ibu hamil. Sementara itu, zat besi juga bagus untuk masa pertumbuhan optimal

2. Tidak bikin gemuk

5 Fakta Unik tentang Daging Sapi (1)
Dimakan terlalu banyak, coklat bikin gemuk. Foto: Thinkstock

Banyak orang ragu mengonsumsi daging karena takut gemuk. Padahal, dengan takaran yang tepat, daging sapi tidak menyebabkan kegemukan.Misalnya saja, bila kamu ingin mengambil manfaat zat besinya. Tubuh kita memerlukan tiga sampai empat miligram zat besi per hari. Kebutuhan ini bisa dicukupi dengan makan 7,9 kilogram ikan; atau cukup 122 gram daging sapi per hari.ADVERTISEMENT

3. Membekukan daging sapi tidak membunuh bakteri

Membekukan daging sapi hanya menghambat proses pertumbuhan bakteri. Bakteri ini akan mati jika daging dimasak dengan benar. Cek cara memasak daging yang benar di sini.

4. Perlukah daging sapi dicuci dulu?

5 Fakta Unik tentang Daging Sapi (2)
Ilustrasi daging brisket Foto: dok.shutterstock

Perihal dicuci tidaknya daging sapi sebelum diolah memang banyak diperbincangkan. Sebenarnya, ini tergantung juga dari kualitas daging yang kamu gunakan.Misalnya saja Australian beef yang diproduksi secara higienis. Daging sapi ini tidak perlu dicuci dulu sebelum dimasak.5. Cairan daging yang dimasak medium, bukan darahBanyak yang enggan makan daging sapi dengan tingkat kematangan medium karena cairan merah yang keluar. Padahal, cairan ini adalah beef jus atau sari daging. Darah sudah dikeluarkan saat penyembelihan.